Apa yang Dimaksud dengan Gross Floor Area (GFA) dalam Apartemen?

You here : - - Post
Perbedaan luas gross semi gross dan nett floor dalam apartemen
11 February 2025 Property By : admin

Dalam dunia properti, terutama saat membeli atau berinvestasi dalam apartemen, penting untuk memahami berbagai istilah teknis yang digunakan untuk menggambarkan luas dan ukuran unit. Salah satu istilah yang sering muncul adalah Gross Floor Area (GFA). Artikel ini akan membahas definisi GFA, perbedaannya dengan istilah lain seperti Semi Gross Area (SGA) dan Net Floor Area (NFA), serta relevansinya dengan kebijakan dan regulasi di Jakarta.


Definisi Gross Floor Area (GFA)

Gross Floor Area (GFA) adalah total luas lantai sebuah bangunan yang diukur dari dinding terluar, mencakup semua area yang dapat digunakan, termasuk koridor, lobi, dan area bersama lainnya. Namun, biasanya tidak termasuk area seperti balkon, teras, atau area parkir.


Perbedaan Antara GFA, SGA, dan NFA

Selain GFA, terdapat dua istilah lain yang sering digunakan dalam pengukuran luas apartemen:

  • Semi Gross Area (SGA): SGA adalah luas unit netto ditambah dengan proporsi area bersama yang dibagi secara proporsional di antara semua unit di lantai tersebut. Area bersama ini mencakup koridor, lobi, dan fasilitas umum lainnya.
  • Net Floor Area (NFA): NFA adalah luas bersih unit yang dapat digunakan secara eksklusif oleh pemilik atau penghuni, tidak termasuk area bersama atau dinding pembatas.

Perbedaan utama antara ketiga istilah ini terletak pada komponen area yang disertakan dalam perhitungannya.


Persentase Selisih Antara GFA, SGA, dan NFA

Dalam praktiknya, terdapat perbedaan persentase antara GFA, SGA, dan NFA yang perlu diperhatikan:

  • GFA vs. SGA: SGA biasanya lebih kecil dari GFA karena tidak memasukkan area seperti ruang mekanikal, tangga darurat, dan area servis lainnya.
  • SGA vs. NFA: Perbedaan antara SGA dan NFA berkisar antara 10% hingga 15%, tergantung pada desain dan konfigurasi bangunan. Artinya, NFA biasanya sekitar 85% hingga 90% dari SGA.

Memahami persentase selisih ini penting untuk menghindari kesalahpahaman terkait luas unit yang sebenarnya dapat digunakan.


Kebijakan dan Regulasi di Jakarta

Di Jakarta, pengukuran luas bangunan diatur oleh beberapa peraturan daerah. Misalnya, Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2010 tentang Bangunan Gedung menyatakan bahwa luas lantai bangunan yang digunakan untuk sarana parkir tidak diperhitungkan dalam Koefisien Lantai Bangunan (KLB) selama tidak melebihi 50% dari KLB yang ditetapkan.

Selain itu, Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2022 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi mengatur tentang Koefisien Lantai Bangunan (KLB), yang merupakan perbandingan antara luas seluruh lantai bangunan dan luas lahan yang dikuasai.

Memahami regulasi ini penting bagi pengembang dan pembeli apartemen di Jakarta untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.


Memahami konsep Gross Floor Area (GFA) serta perbedaannya dengan SGA dan NFA sangat penting bagi calon pembeli atau investor apartemen. Pengetahuan ini membantu dalam menilai luas unit yang sebenarnya dapat digunakan dan memastikan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku di Jakarta.

Ingin mengetahui lebih lanjut tentang unit apartemen yang sesuai dengan kebutuhan Anda di Jakarta? Hubungi kami untuk mendapatkan informasi dan penawaran terbaik yang sesuai dengan preferensi Anda.

Telepon: 08179905418
WhatsApp: Klik di sini!
Website: https://apartemenbassuracity.com

Dapatkan konsultasi gratis dan temukan apartemen impian Anda bersama kami!

Leave a Comment

 

Mas Maul
maula.bassura@gmail.com
Berpengalaman di bidang property sejak 2010 dan telah membantu banyak klien mendapatkan property impian.